Free Blog Content

Selasa, 08 November 2011

Pengertian Etika

Nama : Mayang Amalia Rizky
Kelas : 4 EA 13
Npm : 10208786
Tugas : Tugas Softskill Etika Bisnis

A. Pengertian Etika
Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimiliki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Menurut Martin [1993], etika didefinisikan sebagai “the discipline which can act as the performance index or reference for our control system“. Etika adalah refleksi dari apa yang disebut dengan “self control“, karena segala sesuatunya dibuat dan diterapkan dari dan untuk kepentingan kelompok social (profesi) itu sendiri. Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia. Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.
B. Etika dalam Sehari-hari dan Etika dalam Bisnis
• Etika dalam Sehari-hari
Etika dalam kehidupan sehari-hari Menurut para ahli etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk. Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini.
Contoh : Etika ketika makan dan minum.
1. Hendaknya mencuci tangan sebelum makan jika tangan kotor.
2. Hendaknya jangan makan sambil bersandar atau dalam keadaan menyungkur.
3. Hendaknya memulai makanan dan minuman dengan membaca Bismillah dan diakhiri dengan Alhamdulillah.
4. Hendaknya makan dengan tangan kanan dan dimulai dari yang ada di depanmu. Tidak berlebih-lebihan di dalam makan dan minum.
• Etika dalam Bisnis
Etika sebagai rambu- rambu dalam suatu kelompok masyarakat akan dapat membimbing dan mengingatkan anggotanya kepada suatu tindakan yang terpuji (good conduct) yang harus selalu dipatuhi dan dilaksanakan. Etika di dalam bisnis sudah tentu harus disepakati oleh orang-orang yang berada dalam kelompok bisnis serta kelompok yang terkait lainnya. Dalam etika bisnis akan diuji peran – peran dan prinsip- prinsip dalam konteks komersial / bisnis.
Contoh : Stasiun Tv menginvestigasi Bakso Tikus
Salah satu stasiun tv swasta dituding telah merekayasa tayangannya, stasiun tv tersebut membuat tayangan yang merugikan beberapa penjual bakso. Dalam tayangan tersebut,stasiun ty swasta tersebut menampilkan cara pembuatan daging bakso yang terbuat dari daging tikus. Daging yang tidak layak untuk di konsumsi oleh manusia. Masyarakat yang menyaksikan tayangan itu beranggapan bahwa daging bakso yang dijual oleh semua penjual bakso berasal dari daging tikus. Beberapa penjual memprotes tayangan tersebut pada stasiun tv yang bersangkutan. Dan akhirnya, stasiun tv tersebut mengklarifikasi dengan mengadakan acara makan bakso bersama, tetapi masyarakat belum langsung percaya. Pedagang bakso lainnya ikut rugi akibat bakso tersebut.

C. Perbedaan Etika Teologi dan Etika Deontologi

• Etika Teologi
Etika teologi adalah etika yang mengukur baik – buruknya sutu tindakan berdasarkan tujuan yang hendak dicapai dengan tindakan itu missal mencuri sebagai etika tidak dinilai baik atau buruk berdasarkan tindakan itu sendiri melainkan oleh tujuan dan akibat dari tindakan itu.
Contoh : seorang anak mencuri uang dari seseorang tetapi uang tersebut dipakai untuk membiayai ibunya yang sedang sakit.
Tindakan ini baik untuk moral kemanusiaan tetapi buruk dari segi perilaku. Etika teologi lebih bersifat ke situasional, karena tujuan dan akibat suatu tindakan yang bisa sangat bergantung pada situasi khusus tertentu.
• Etika Deontologi
Etika deontology menekankan kewajiban manusia untuk bertindak secara baik. Suatu tindakan itu baik atau buruk akan dinilai dan dibenarkan bukan berdasrkan akibat melainkan berdasarkan tindakan itu, bernilainya moral karena tindakan itu dilaksanakan terlepas dari tujuan atau akibat dari tindakan itu.
Contoh : suatu tindakan bisnis akan di nilai baik bagi pelakunya karena tindakan itu sejalan dengan kewajiban pelaku seperti memberikan pelayananyang baik ke konsumen, menawarkan barang dan jasa yang mutunya sebanding dengan harganya.

Perempuan Lebih Rentan Gangguan Tiroid

Nama : Mayang Amalia Rizky
Kelas : 4 EA 13
Npm : 10208786
Tugas : Tulisa Softskill Etika Bisnis
Tema : Kesehatan

“Perempuan Lebih Rentan Gangguan Tiroid”
Perempuan lebih rentan terkena gangguan kelenjar tiroid dibandingkan dengan laki-laki. Namun, gangguan tersebut sering kali tidak disadari. Resiko gangguan fungsi kelenjar tiroid pada perempuan 5-8 kali lebih besar dibanding laki-laki. Itu terungkap dalam edukasi media tentang kelenjar tiroid di RSUPN Cipto Mangunkusumo. Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Tiroid Internasional.
Imam Subekti, mengatakan perempuan hamil rentan kekurangan tiroid. Fase hidup perempuan seperti siklus haid, kehamilan, melahirkan, dan menyusui membuat mereka membutuhkan yodium lebih besar. Kebutuhan itu kerap kali tanpa sadar tak terpenuhi sehingga terjadi kekurangan tiroid pada perempuan.
Tugas utama kelenjar tiroid ialah mengumpulkan yodium dari darah untuk diproduksi menjadi hormone tiroid. Tiroid berperan penting, antara lain dalam metabolism lemak, protein, karbohidrat, dan pengatur suhu tubuh.
Gejala kekurangan tiroid (hipotiroid) seperti lemah.,lesu, sulit berpikir, dan keinginan tidur terus, sering tidak disadari perempuan hamil. Gejala itu sering dikira bagian dari kehamilan.
Kekurangan tiroid juga berdampak pada janin. Tanpa disadari, bayi yang dilahirkan sudah mengalami hipotiroid. Bila terlambat ditangani bayi hipotiroid akan mengalami gangguan perkembangan otak dan tumbuh kembang bersifat permanen.
Saat ini pemerintah berencana melakukan penapisan kadar tiroid pada ibu hamil mulai tahun 2014. Penapisan dapat dengan pemeriksaan darah untuk melihat kadar TSH (thyroid-stimulating hormone).
Saat ini ada 300 juta orang di dunia mengalami gangguan fungsi kelenjar tiroid dan lebih separuhnya tidak menyadari kondisi mereka. Hari Tiroid Internasional setiap 25 Mei untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan kelenjar tiroid.

Jumat, 13 Mei 2011

REPRODUKSI NASKAH

1. RINGKASAN
Anda tentunya sudah akrab dengan istilah rangkuman, synopsis, dan abstrak. Semua hal tersebut merupakan kegiatan menyingkat sesuatu. Salah satu bentuk penyingkatan yang akan kita bicarakan yaitu ringkasan. Ringkasan hendaknya dibedakan dengan ikhtisar. Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, tetapi tetap mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarang. Sementara itu, ikhtisar merupakan kegiatan mereproduksi naskah di mana penulis ikhtisar tidak perlu mempertahankan urutan karangan asli.
Latihan membuat ringkasan sangat berguna untuk mengembangkan ekspresi serta penghematan kata. Suatu ringkasan yang cermat dan teliti tidak akan diperoleh tanpa mempelajari dengan cermat serta memahami apa yang dibaca atau didengar. Sebagi suatu bentuk reproduksi dan sebagai suatu cara untuk mengetahui dan memahami isi buku atau karangan, maka sebuah ringkasan memerlukan persyaratan- persyaratan tertentu, yaitu :
a) Membaca naskah asli,
b) Mencatat gagasan utama, dan
c) Membuat re[roduksi naskah.

Contoh Ringkasan
Werkudara, Bus Tingkat Pertama Buatan Indonesia
Bus tingkat wisata Werkudara yang beroperasi di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi bus tingkat pertama buatan Indonesia. Bus-bus tingkat sebelumnya yang pernah beroperasi di Indonesia merupakan buatan luar negeri. Bus tingkat ini sebagi daya tarik baru bagi wisatawan, sekaligus memperkuat citra Solo sebagai kota wisata. Nama Werkudara dipilih oleh Joko Widodo karena melihat bus tingkat warna merah ini cocok dengan tokoh pewayangan Werkudara yang berperawakan tinggi besar.
Bus tingkat Werkudara yang diluncurkan oleh Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono paad 20 Februari itu memiliki tinggi 4,5 meter dan lebar 2,5 meter. Bus ini dioperasikan sebagai bus wisata. Pakar transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, mengatakan jika belum bisa setiap hari, bus ini bisa beroperasi pada Sabtu-Minggu.

4. RESENSI
Kata resensi bearasal dari bahasa Latin, yaitu kata revidere atau resucere, yang berarti melihat kembali, menimbangm atau menilai. Resensi disebut juga timbangan buku atau bedah buku. Dikatakan demikian karena penulis resensi mempertimbangkan, menelanjangi buku untuk memperlihatkan kepada pembaca baik- buruknya, kelebihan dan kelemahannya, dan pantas tidaknya buku itu dibaca oleh orang lain.
A. Tujuan resensi
a) Memberikan informasi atau pemahaman tentang apa yang diungkapkan dalam sebuah buku.
b) Memberikan pertimbangan kepada pembaca apakah sebuah buku pantas mendapat sambutan.
c) Mengajak pembaca untuk memikirkan dan mendiskusikan masalah yang muncul dalam sebuah buku.
B. Proses pembuatan resensi
a) Membaca dan memahami isi buku atau karya yang akan diresensi.
b) Menentukan identitas buku.
c) Membuat sinopsis buku.
d) Memberikan pertimbangan mengenai kelebihan dan kelemahan buku.
C. Unsur-unsur resensi
a) Judul resensi menarik dan menjiwai tulisan
b) Data buku/ anotasi buku (judul, pengarang, penerbit, tahun terbit, dan tebal buku)
c) Bagian pembukaan :
1) Memperkenalkan pengarang dan karyanya
2) Membandingkan dengan buku sejenis
3) Merumuskan tema
4) Mengungkapkan kesan
5) Mengajukan pertanyaan
6) Membuka dialog
d) Bagian tubuh dan isi resensi anatara lain sinopsis, ulasan singkat, keunggulan dan kelemahan buku, dan tinjuan bahasa.
e) Bagian penutup resensi berisi kesimpulan mengenai penting tidaknya buku tersebut untuk dibaca dan sasaran pembaca.

Contoh Resensi
Pemberdayaan Perempuan Indonesia Dari Masa ke Masa

Judul : Pemberdayaan Perempuan dari Masa ke Masa
Penulis : Aida Vitayala S Hubels
Penerbit : IPB Press, 2010
Tebal : xxiii + 522 halaman
ISBN : 978-979-493-283-4

Peran perempuan Indonesia dalam pembangunan nasional menjadi isu menarik sepanjang masa. Jika sebelumnya perencanaan pembangunan mengabaikan perempuan sebagi sumber daya manusia yang potensial, seiring perjalanan waktu perempuan Indonesia telah menunjukan kiprahnya dalam berbagai peran dan posisi yang dominan. Perempuan tidak hanya berkutat di wilayah domestic saja, ramah politik dan public pun digeluti.
Pemberdayaan perempuan berperspektif gender harus disadari sebagai proses panjang yang memerlukan keseriusan pemerintah dan masyarakat. Sejak tahun 1978 pemerintah Indonesia sudah berupaya meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan nasional dan menempatkan sebagai suatu isu prioritas nasional.
Sebagai seorang “pejuang gender” yang peduli terhadap nasib kaum perempuan, penulis memaparkan pemikiran dan pandangannya terhadap dinamika wacana kajian perempuan. Buku ini merupakan kumpulan makalah yang pernah disampaikan penulis dalam berbagi forum seminar sejak tahun 1990-an sampai tahun 2010. Menggambarkan perjalanan pemberdayaan perempuan dari masa ke masa, sejak orde lama, maas reformasi hingga era globalisasi. Selain memiliki kekuatan konseptual yang komprehensif, isu-isu yang diangkat sangat actual dan tetap relevan dengan keadaan dan problematika kaum perempuan masa kini.

Rabu, 20 April 2011

KLKP

NAMA : Mayang Amalia Rizky
KELAS : 3 EA 13
NPM : 10208786

ALIRAN DANA INTERNASIONAL

Di dalam perekonomian terdapat 3 definisi uang yang beredar di masyarakat yaitu M1, M2 dan M3. Dimana M1 adalah uang kertas dan logam ditambah simpanan dalam bentuk rekening Koran(demand seposit). M2+tabungan+deposito berjangka (time deposit) pada bank umum. M3 adalah M2+tabungan+ deposito berjangka (time deposit) pada bank-bank umum. Didalam ke-3 pengertian uang tersebut terdapat unsure perbakan yang tidak dapat dilepaskan dari kehudpan masyarakat. M2 dan M3 merupakan uang yang dikelola atas bantuan bank, sehingga peran bank sangata besar dalam membantu masyarakat dalam mengelolan uang yang mereka miliki. Kebutuhan akan uang dimasyarakat dalam rangka memegang uang sangat beragam mulai dari yang lebih suka memegang uang lebih atau menyimpannya di bank. Ada tiga motif seseorang memegang uang yaitu transaction motive atau motif transaksi, precautionary motive atau motif berjaga-jaga dan speculative motive atau motif spekulasi.

Motif tarnsaksi terjadi apabila penerimaan uang tunai oleh seseorang atau oleh sebuah perusahaan baik jumlahnya maupun saat terjadinya pengeluaran mereka, maka mereka tidak perlu memiliki uang tunai untuk transaksi-transaksi yang mereka adakan. Sedangkan motif kedua yang mendorong sesorang menyimpan sebagian dari kekayaan dalam bentuk uang tunai adalah motif berjaga-jaga, menurut kenyataan dunia ini penu dengan ketidak pastian. Contoh, misalnya saja berpergian, baik untuk sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan maupun hanya untuk rekreasi, hapir senantiasa dengan sengaja jumlah uang yang kita bawa lebigh banyak daripada jumlah pengeluaran yang kita rencanakan dalam perjalanan. Adapun alasannya mengapa demikian. Tidak lain jawabannya adalah : “Untuk berjaga-jaga, kalau-kalau diperlukan.”

Minggu, 17 April 2011

KUK

KUK
Adalah Kredit atau pembiayaan dari Bank untk investasi dan atau modal kerja, yang diberikan dalam Rupiah dan atau Valuta asing kepada nasabah usaha kecil dengan plafond kredit keseluruhan maksimal Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) untuk membiayai usaha yang produktif.
kredit usha kecil (KUK) dibagi menjadi 4 yaitu :
1.1 KUK-Kredit Investasi
Adalah kredit jangka menengah/panjang yang diberikan kepada (calon) debitur untuk membiayai barang-barang modal dalam rangka rehabilitasi, modernisasi, perluasan ataupun pendirian proyek baru, dengan jangka waktu maksimal 10 tahun
1.2 KUK-Kredit Modal Kerja
Adalah kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja yang habis dalam satu siklus usaha.
1.3 KUK-Kredit Modal Kerja Kontraktor
Adalah kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja khusus bagi usaha jasa kontraktor yang habis dalam satu siklus usaha.
1.4 KUK-Channeling
Adalah Kredit Modal Kerja atau Kredit Investasi yang diberikan melalui kerjasama dengan Lembaga pembiayaan atau Bank Umum lainnya.

LIKUIDITAS BANK

Likuiditas adalah kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pengertian lain adalah kemampuan seseorang atau perusahaan untuk memenuhi kewajiban atau utang yang segera harus dibayar dengan harta lancarnya
Likuiditas merupakan salah satu faktor yang menentukan sukses atau kegagalan perusahaan. Penyediaan kebutuhan uang tunai dan sumber – sumber untuk memenuhi kebutuhan tersebut ikut menentukan sampai seberapakah perusahaan itu memegang resiko.
Menurut Bambang Riayanto rasio likuiditas dapat dihitung dengan current ratio, quick ratio, cash ratio dengan menghitung rasio likuiditasnya, kita akan mengetahui apakah perusahaan tersebut dalam keadaan likuid atau Ilikuid. Perusahaan dikatakan “Likuid” apabila perusahaan tersebut mampu memenuhi kewajiban keuangannya tepat pada waktunya. Sebaliknya, suatu perusahaan dikatakan “Ilikuid” apabila perusahaan tersebut tidak dapat segera memenuhi kewajibannya pada saat ditagih.

Fungsi Likuiditas Secara Umum

1. Menjalankan transaksi bisnisnya sehari – hari;
2. Mengatasi kebutuhan dana yang mendesak;
3. Memuaskan permintaan nasabah akan pinjaman dana;
4. Memberikan fleksibilitas dalam meraih kesempatan investasi yang menguntungkan.


Strategi Mengamankan Likuiditas

Untuk menjaga posisi likuiditas dan proyeksi cashflow agar selalu berada dalam posisi aman, terutama dalam kondisi tingkat bunga berfluktuasi, beberapa strategi yang dapat dikembangkan oleh bank sebagai berikut (Raflus Rax, 1996):

• Memperpanjang jatuh tempo semua kewajiban bank, kecuali bila tingkat bunga cenderung mengalami penurunan;
• Melakukan diversifikasi sumber dana bank;
• Menjaga keseimbangan jangka waktu asset dan kewajiban:
• Memperbaiki posisi likuiditas antara lain mengalihkan asset yang kurang marketable menjadi lebih marketable.

Bank dianggap likuid apabila:
• Memiliki sejumlah likuiditas/memegang alat-alat likuid, cash assets (uang kas, rekening pada bank sentral dan bank lainnya) sama dengan jumlah kebutuhan likuiditas yang diperkirakan.
• Memiliki likuiditas kurang dari kebutuhan, tetapi bank memiliki surat-surat berharga yang segera dapat dialihkan menjadi kas, tanpa mengalami kerugian baik sebelum/sesudah jatuh tempo.
• Memiliki kemampuan untuk memperoleh likuiditas dengan cara menciptakan uang, misalnya penggunaan fasilitas diskonto, call money, penjualan surat berharga dengan repurchase agreement (repo)

Likuiditas secara khusus untuk:
• Menutup jumlah RP (cadangan minimum)
• Membayar chek, giro berbunga, tabungan dan deposito berjangka milik nasabah yang diuangkan kembali;
• Menyediakan dana kredit yang diminta calon debitur sehat, sebagai bukti bahwa mereka tidak menyimpang dari kegiatan utama bank yaitu pemberian kredit.

Contoh Bank Yang DiLikuidasi

Bank Indonesia mengumumkan melikuidasi Bank IFI, Jumat(17/4), setelah bank tersebut selama dalam pengawasan khusus sesuai dengan batas waktu yang diberikan tidak bisa memenuhi ketentuan kesehatan perbankan yang dipersyaratkan. "Berdasarkan keputusan Gubernur Bank Indonesia, Bank Indonesia mencabut izin Bank IFI," kata Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia Wimboh Santoso bersama dengan Direktur Prencanaan Startegi dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia, Dyah NK Makhijani serta Direktur Klaim dan Resolusi Bank Lembaga Penjamin Simpanan, Noor Cahyo.
Rasio kecukupan modal di bawah delapan persen, dengan kredit bermasalah mencapai 24% dan telah masuk dalam pengawasan khusus sejak september 2008 serta masuk pengawasan intensif sejak 2002, kata Wimboh.

Ia mengatakan, penutupan Bank IFI tersebut tidak mengganggu kondisi perbankan secara umum, karena tidak berdampak sistemik. Total aset bank tersebut hanya Rp440 miliar atau 0,01% dibanding total aset industri perbankan.
Selain itu, menurut dia, bank ini bukan bank yang go publik di pasar modal. Berdasarkan situs Bank IFI, perusahaan ini sahamnya dimiliki oleh Grup Ramako, Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN dan PT Pengelola Investama Mandiri.

Bank tersebut tidak memiliki surat utang negara (SUN), sehingga tidak akan memberikan tekanan terhadap harga SUN apabila dilikuidasi. Di sisi lain pinjaman antar bank yang dimiliki hanya di bawah Rp8 miliar.

Menurut Wimboh, ekposur ke sektor riil amat kecil sehingga tidak meganggu operasional perusahaan-perusahaan besar. Sementara itu, posisi kredit per Maret 2009 Rp261,9 miliar, dengan kredit bermasalah (NPL) 24% sedangkan aset produktif diluar kredit yang bermasalah mencapai Rp116 miliar. "Jadi masalahnya sudah lama sejak 2002, jadi ada krisis global dan tidak ada krisis global ya memang sudah cacat," katanya. Sementara itu, Direktur Klaim dan Resolusi Bank LPS Noor Cahyo mengatakan, sejak dilikuidasi LPS akan mengambil tindakan membubarkan badan hukum bank, membentuk tim likuidasi, menetapkan status sebagai bank dalam likuidasi dan menonaktifkan seluruh direksi dan komisaris. Saat ini saham Bank IFI dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Pegawai BTN. PT. Pengelola Investama Mandiri. Grup Ramako

VALAS

Valuta Asing
Di Indonesia, Bank Indonesia juga menyelenggarakan bursa valas, dimana bank-bank devisa dapat melakukan transaksi valas dengan BI. Kurs ditentukan oleh Bank Indonesia setiap hari dan kurs selalu berubah-ubah setiap hari. Transaksi valas antarbank devisa dapat pula dilakukan dalam bursa bebas, baik dalam negeri maupun internasional.
Penjualan valas oleh bank devisa dilakukan oleh para dealer-dealer bank yang bersangkutan. Dealer merupakan petugas bank yang melakukan transaksi valas dan dalam melakukan pekerjaannya dilengkapi dengan berbagai alat atau sarana informasi yang canggih. Tempat melaksanakan pekerjaan ini para dealer dikumpulkan dalam suatu ruangan tertentu yang disebut dealing room. Ruangan ini tidak dapat dimasuki oleh sembarang orang, setiap kejadian atau perubahan kurs dapat dimonitor melalui layar televise dan alat informasi lainnya.
Dalam perdagangan pasar valas internasional hanya mata uang yang tergolong “convertible currencies” yang serong diperdagangkan, sedangkan yang tidak termasuk dalam golongan tersebut jarang diperdagangkan. Yang menentukan golongan convertible currencies adalah salah satunya volume perdagangan suatu negara baik secara kualitas maupun kuantitas disamping factor lainnya. Yang termasuk ke dalam golongan mata uang yang kuat convertible currencies antara lain :
US Dolar = Dolar Amerika Serikat
FRF = France Perancis
JPN = Yen Jepang
SFR = France Swiss
AUD = Dolar Australia
CAD = Dolar Canada
D M = Deutch Mark Jerman
SGD = Dolar Singapura
HKD = Dolar Hongkong
GBP = Poundsterling Inggris dan mata uang lainnya.
Dalam transaksi ini bank menggunakan kurs jual dan kurs belu di mana penggunaan kurs dapat dilakukan sebagai berikut :
-Kurs jual pada saat bank menjual dan nasabah membeli
-Kurs beli pada saat bank membeli dan nasabah menjual

Selisih anatara kurs jual dan kurs beli yang disebut spread yang merupakan keuntungan bank dalam praktiknya selalu kurs jual lebih tinggi dari kurs beli. Penentuan kurs, pihak perbankan mengacu kepada kurs konversi yang dikeluarkan oleh perbankan setiap hari penentuan kurs dapat dilakukan secara direct rate dan indirect rate.
sumber : Kasmir "Bank dan lembaga keuangan lainnya"

DANA PIHAK KETIGA

DANA PIHAK KETIGA

Bank bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat dan bertindak selaku perantara bagi keuangan masyarakat. Oleh Karena itu bank harus selalu berada ditengah masyarakat. Kepercayaan masyarakat akan keberadaan bank dan keyakinan masyarakat bahwa bank akan menyelesaikan permasalahan keuangan dengan sebaik-baiknya merupakan suatu keadaan yang diharapkan oleh semua bank.
Dana-dana yang dihimpun dari masyrakat ternyata merupakan sumber dana terbesat yang paling diandalkan oleh bank (bisa mencapai 80-90 % dari seluruh dana yang dikelola oleh bank). Dana dari masyarakat terdiri atas beberapa jenis, yaitu sebagi berikut :
1. Giro (demand deposit)
Giro adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro dan surat perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindahbukuan.
2. Deposito (time deposit)
Deposito atau simpanan berjangka adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu berdasarkan perjanjian. Terdapat beberapa jenis deposito yakni :
a) Deposito berjangka
b) Sertifikat deposito
c) Deposits on call
3. Tabungan (saving)
Tabungan adalah simpanan pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syrat tertentu. Semua bank diperkenankan untuk mengembangkan sendiri berbagai jenis tabungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tanpa perlu adanya persetujuan dari bank sentral (Bank Indonesia), seperti diperkenalkannya tabungan harian (dengan tingkat bunga yang dihitung harian secara rata), adanya penarikan undian berhadiah, kemudahan untuk menyetor maupun menarik dana, seta berbagi fasilitas lainnya.

SUMBER : DENDA, WIJAYA. 2005. MANAJEMEN PERBANKAN. EDISI KEDUA. JAKARTA : GHALIA INDONESIA

LDR

LDR (LOAN TO DEPOSIT RATIO)

LDR adalah ratio antara seluruh jumlah kredit yang diberikan bank dengan dana yang diterima oleh bank. Rasio ini menunjukan salah satu penilaian likuiditas bank dan dapat dirumuskan sebagai berikut :
Jumlah Kredit yang Diberikan
X 100 %
Total Dana Pihak ketiga + KLBI + Modal Inti
Menurut Surat Edaran Bank Indonesia tanggal 29 Mei 1993, termasuk dalam pengertian dana yang diterima bank adalah sebagai berikut :
1. KLBI (kredit likuiditas Bank Indonesia) (jika ada).
2. Giro, deposito dan tabungan masyarakat.
3. Pinjaman bukan dari bank yang berjangka waktu lebih dari 3 bulan, tidak termasuk pinjaman subordinasi.
4. Deposito dan pinjaman dari bank lain yang berjangka waktu lebih dari 3 bulan.
5. Surat berharga yang diterbitkan oleh bank yang berjangka waktu lebih dari 3 bulan.
6. Modal pinjaman.
7. Modal inti.

Dalam tata cara penilaian tingkat kesehatan bank, Bank Indonesia menetapkan ketentuan sebagai berikut :
1 Untuk rasio LDR sebesar 110% atau lebih diberi nilai kredit 0, artinya likuiditas bank tersebut dinilai tidak sehat.
2 Untuk rasio LDR dibawah 110% diberi nilai kredit 100, artinya likuiditas bank tersebut dinilai sehat.
Rasio ini merupakan indicator kerawanan dan kemampuan dari suatu bank. Sebagian praktisi perbankan menyepakati bahwa batas aman dari loan to deposit ratio suatu bank antara sekitar 80 %. Namun batas toleransi berkisar antara 85 % dan 100 %

SUMBER : DENDA, WIJAYA. 2005. MANAJEMEN PERBANKAN. EDISI KEDUA. JAKARTA : GHALIA INDONESIA

Rabu, 13 April 2011

Jasa-Jasa Bank

Tugas KLKP
Nama : Mayang Amalia Rizky
Kelas : 3ea 13
Npm : 10208786

JASA-JASA BANK

Adapun jasa-jasa bank antara lain :
1. Jasa pemindahan uang (transfer)
2. Jasa penagihan (inkaso)
3. Jasa kliring (clearing)
4. Jasa penjualan mata uang asing (valas)
5. Jasa safe deposit box
6. Travelers Cheque
7. Bank Card
8. Bank draft
9. Letter of Credit (L/C)
10. Bank Garansi dan referensi bank
11. Serta jasa bank lainnya.

Kelengkapan dari jasa yang ditawarkan sangat tergantung dari kemampuan bank masing-masing. Dengan kata lain semakin mampu bank tersebut, maka semakin banyak ragam produk yang ditawarkan. Kemampuan bank dapat dilihat dari segi permodalan manajemen serta fasilitas yang dimilikinya.